Kuker si ulat manja. Bentar lagi mau lebaran ni, hal yg wajib saat lebaran yaitu kue toples. Yuk kita buat KUE KERING ULAT PELANGI - cocok ni utk. Kali ini kami akan berbagi kue kering lebaran terbaru ni.
Sesekali Ferdy menyandarkan wajahnya ke dadaku dan jari nakal Ferdy mulai beraksi dengan manja.
Si konsultan yang sok pinter itu masih melakukan presentasi tentang feature-feature softwarenya.
Anak manja biasanya akan melakukan segala cara untuk mendapatkan yang ia inginkan.
Cara membuatnya pun tidak sulit, kalian dapat membuat Kuker si ulat manja hanya dengan menggunakan 4 bahan dan 6 langkah saja. Berikut ini bahan dan cara untuk memasaknya, bikin Kuker si ulat manja yuk!
Bahan Kuker si ulat manja
- Dibutuhkan 200 gr tepung maizena.
- Sediakan 125 gr butter.
- Sediakan 2 sct susu kental manis.
- Gunakan sesuai selera pewarna hijau.
Lalu bagaimana menghadapi Anak yang memiliki sifat manja? Salah satu hal yang sering menyebabkan sifat manja muncul adalah Anda tidak konsisten dengan apa yang telah Anda katakan pada si anak. Sudah menjadi kebiasaanku, kalau aku tidur hanya Aku tersenyum dan Irvanpun tak melepaskan pelukannya. Kemudian si suami mulai mengisap-isap pentil buah dada isterinya yang sangat montok dan mulus.
Cara memasak Kuker si ulat manja
- Campurkan butter dan susu kental manis dalam wadah. Aduk menggunakan sendok sampai tercampur..
- Tambahkan maizena dan pewarna hijau sesuai selera, uleni sampai kalis..
- Ambil sedikit adonan, gulung memanjang menggunakan tangan kira-kira 5 cm atau sesuai selera. Gulingkan ke sisir bersih..
- Tata rapi dan berjarak pada loyang..
- Bakar selama 20 menit api sedang.
- Keluarkan dari oven, tunggu dingin lalu tata di toples..
Matanya sebentar memandang ulat, sebentar beralih ke tanah, ke ulat, ke tanah. Nggak enak mau berkomentar. "Santai, Bro. Dia telah mendengarkan sebuah pengalaman baru si ulat menjadi kupu-kupu. Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Ada seekor ulat kecil sejak lahir menetap di daerah yang tidak cukup air, sehingga sepanjang hidupnya, dia selalu kekurangan Hingga suatu hari, karena kondisi alam yang semakin tidak bersahabat, si ulat terpaksa membulatkan tekat memberanikan diri keluar dari.